ar-riyadh.com – Warga hingga santri Hidayatullah Gunung Tembak (Gutem), Balikpapan, bekerja bakti (gotong royong) setiap pagi dan sore belakangan ini.

Target utama kerja bakti tersebut adalah mempercepat pembangunan Masjid Ar-Riyadh Hidayatullah Gunung Tembak.

Pagi hari, kerja bakti dilakukan bakda subuh langsung. Sedangkan pada sore hari, dilakukan bakda ashar langsung.

Agar kegiatan amal shaleh itu berjalan efektif, warga dan santri pun diimbau membawa pakaian kerja ke Masjid Ar-Riyadh. Sehingga, usai shalat, mereka bisa langsung bekerja.

Pembina Kampus Induk Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak, Ustadz Amin Mahmud, menegaskan, kerja bakti merupakan suatu proses pembelajaran.

Baik pembelajaran kepada pengurus yayasan, kepada warga, dosen, guru, mahasiswa, maupun santri, bahkan kaum Muslimat.

Termasuk ketika ada perintah membawa baju kerja bakti ke Masjid Ar-Riyadh, itu juga proses pembelajaran. Yaitu belajar untuk mentaati perintah.

“Ini latihan ketaatan,” tegasnya saat memberikan motivasi sebelum kerja bakti, Rabu (31/5/2023) bakda subuh.

Selama beberapa hari belakangan ini, kerja bakti difokuskan pada pembangunan lantai 2 dan 3 Masjid Ar-Riyadh.

Antara lain pengangkatan granit, marmer, pasir, tanah uruk, hingga batu bata.

Adapun pekerjaan pemasangan atau pemanfaatan material tersebut dilakukan oleh pekerja profesional yang didatangkan dari luar daerah.

Tenaga santri dan warga Hidayatullah Gutem memang dikerahkan secara khusus agar proses pembangunan masjid itu bisa lebih cepat.

Diharapkan, menjelang Silatnas Hidayatullah 2023, sebagian besar pembangunan masjid bersejarah Hidayatullah itu tuntas.* (SKR/MCU) ummulqurahidayatullah.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *